‘Upacara Bendera Pencanangan Gerakan Nasional Revolusi Mental “

16-09-2015 Samarinda Dilihat 3645 kali

Rabu, 16 September 2015 Balai Besar POM (BPOM) di Samarinda melaksanakan Upacara Bendera Pencanangan Gerakan Nasional Revolusi Mental di halaman kantor Balai Besar POM di Samarinda. Upacara di mulai pada pukul 08.00 WITA dengan diikuti oleh peserta upacara yang terdiri dari pimpinan, staf, pramubakti dan petugas security dengan penuh rasa khidmat. Upacara dipimpin langsung oleh Plh Kepala BBPOM di Samarinda, Drs. Mohd Faizal, Apt Upacara yang diawali dengan pengibaran bendera merah putih, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan naskah Pancasila, Deklarasi Kebulatan Tekad Gerakan Nasioanl Mental Badan Pengawas Obat dan Makanan, Pembukaan UUD 1945, serta ditutup dengan pembacaan doa. Tiga sasaran Revolusi mental yang diterapkan ke birokrasi pemerintahan, yaitu mengubah mind-set, struktur organisasi yang ramping, efesien dan efektif serta kultur budaya disiplin dan bertanggung jawab yang mengutamakan kebersamaan dan gotong royong. Dalam semangat mewujudkan cita – cita “REVOLUSI MENTAL BERARTI PERUBAHAN MIND – SET DAN CULTURE SET SELURUH KOMPONEN BANGSA “, maka Balai Besar POM di Samarinda memaknai momentum ini sebagai pernyataan tekad untuk dapat berpartisipasi menjadi institusi yang terus optimis untuk bekerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya bagi kepentingan masyarakat. “REVOLUSI MENTAL BERARTI PERUBAHAN MIND – SET DAN CULTURE SET SELURUH KOMPONEN BANGSA “ Rabu, 16 September 2015 Balai Besar POM (BPOM) di Samarinda melaksanakan Upacara Bendera Pencanangan Gerakan Nasional Revolusi Mental di halaman kantor Balai Besar POM di Samarinda. Upacara di mulai pada pukul 08.00 WITA dengan diikuti oleh peserta upacara yang terdiri dari pimpinan, staf, pramubakti dan petugas security dengan penuh rasa khidmat. Upacara dipimpin langsung oleh Plh Kepala BBPOM di Samarinda, Drs. Mohd Faizal, Apt Upacara yang diawali dengan pengibaran bendera merah putih, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan naskah Pancasila, Deklarasi Kebulatan Tekad Gerakan Nasioanl Mental Badan Pengawas Obat dan Makanan, Pembukaan UUD 1945, serta ditutup dengan pembacaan doa. Tiga sasaran Revolusi mental yang diterapkan ke birokrasi pemerintahan, yaitu mengubah mind-set, struktur organisasi yang ramping, efesien dan efektif serta kultur budaya disiplin dan bertanggung jawab yang mengutamakan kebersamaan dan gotong royong. Dalam semangat mewujudkan cita – cita “REVOLUSI MENTAL BERARTI PERUBAHAN MIND – SET DAN CULTURE SET SELURUH KOMPONEN BANGSA “, maka Balai Besar POM di Samarinda memaknai momentum ini sebagai pernyataan tekad untuk dapat berpartisipasi menjadi institusi yang terus optimis untuk bekerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya bagi kepentingan masyarakat. BALAI BESAR POM DI SAMARINDA
Sarana