Tanggal 29-30 Agustus 2013 KAN BSN melakukan survailen II ISO/IEC 17025:2005 pada laboratorium pengujian Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Samarinda. Surveilan ini dilaksanakan untuk melihat konsistensi penerapan pengujian sesuai persyaratan Sistem Manajemen Mutu dalam ISO/IEC 17025:2005 dan untuk mempertahankan status akreditasi yang telah diperoleh pada bulan Mei 2011.
Assesmen kali ini dipimpin oleh Dr. Asep Nugraha dari Kementan sebagai assesor ketua, dan anggotanya adalah Prof. Dr. Sismindari, Apt dari Farmasi UGM, Dr. Asep Saefumillah dari Kimia UI dan Drh.Tati Aryanti, MP dari Balitvet Bogor.
Berdasarkan hasil surveilan ditemukan 10 ketidaksesuaian yang terdiri dari 4 (empat) ketidaksesuaian kategori 2, dan 6 (enam) ketidaksesuaian kategori 3. Tindakan perbaikan harus sudah diselesaikan sebelum tanggal 16 Oktober 2013. Tim asesmen merekomendasikan bahwa status akreditasi Laboratorium BBPOM Samarinda dapat dipertahankan dengan catatan apabila semua temuan ketidaksesuaian telah ditindak lanjuti dan ditutup dengan hasil yang baik.
BBPOM di Samarinda