Industri Rumah Tangga Berkualitas melalui Bimtek Keamanan Pangan

11-04-2014 Samarinda Dilihat 2802 kali

Indonesia sebagai anggota Komunitas Ekonomi ASEAN pada tahun 2015 harus mempersiapkan komoditas unggulan kita yang dapat menembus pasar ASEAN terutama provinsi startegis Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang berbatasan dengan negara tetangga. Berdasarkan pengalaman Industri Rumah Tangga Pangan dapat bertahan terhadap krisis ekonomi yang melanda pada saat itu, namun berdasarkan data profil ekspor kita permasalahan yang dialami ekspor pangan IRTP adalah rendahnya pemenuhan persyaratan Cara Produksi Makanan yang Baik.

Kondisi demikian mendorong Pemerintah dalam hal ini Badan POM RI melalui Balai Besar POM di Samarinda mengadakan Bimbingan Teknis Piagam Bintang Satu Keamanan Pangan kepada para pengusaha IRTP agar  dapat meningkatkan kualitas produknya dan dapat bersaing di pasar ASEAN. Diharapkan setelah Bimtek ini para pengusaha IRTP dapat memenuhi persyaratan penerimaan negara tujuan ekspor melalui peningkatan mutu produk dan penggunaan kemasan yang menarik, demikian penyampaian Dra. Wirda Zein ,Apt. sebagai Kepala Balai Besar POM di Samarinda dalam pembukaan kegiatan Bimbingan Teknik Piagam Bintang Satu Keamanan Pangan 2014.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BBPOM di Samarinda 10 April 2014. Para peserta adalah penanggung jawab maupun pemilik dari IRTP yang berdasarkan penilaian Cara Produksi Pangan yang Baik untuk IRTP telah memenuhi persyaratan untuk dapat mengikuti Piagam Bintang Satu Keamanan Pangan. Sebagai Nara Sumber pada kegiatan ini adalah Dra. Romlah ,Apt sebagai Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen dan Yanti Wijaya,SSi.,Apt. sebagai Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen.

Beberapa hal yang didiskusikan dalam kegiatan Bimtek ini antara lain bagaimana cara mengetahui kandungan cemaran yang terkandung pada bahan baku ikan yang diperoleh dari petani, apa kelebihan dari IRTP yang memperoleh Piagam Bintang Satu Keamanan Pangan dan bahan sanitasi jenis apa yang disarankan untuk sanitasi lingkungan dan peralatan.

Peserta antusias mengikutinya sampai dengan akhir dari kegiatan tersebut.

Balai Besar POM di Samarinda

Sarana