Penyalahgunaan bahan kimia berbahaya seperti formalin, Boraks, pewarna Rhodamin B dan Methanyl Yellow oleh produsen pangan jajanan adalah salah satu contoh rendahnya tingkat pengetahuan produsen tentang keamanan pangan jajanan. Keamanan Pangan di Sekolah merupakan tanggung jawab bersama.
Oleh karena itu Balai Besar POM di Samarinda menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan dan Mutu Pangan Jajanan Anak Sekolah ( PJAS ) . Acara yang diselenggarakan pada tanggal 7 – 8 April 2014 bertempat di Aula Pertemuan Balai Besar POM di Samarinda.
Tujuan diadakannya Bimtek KIE Keamanan PJAS kali ini adalah memberdayakan dan mendorong kemandirian komunitas sekolah dalam penyediaa PJAS yang aman, bermutu dan bergizi. Serta terwujudnya Komunitas sekolah yang memahami penerapan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah .
Pada hari pertama peserta terdiri dari Komunitas sekolah ( Kepala Sekolah, Guru, Komite Sekolah , Pengelola Kantin ) dan lintas sektor terkait PJAS . Dan pada hari kedua peserta terdiri dari 4 siswa yang merupakan Dokter cilik di Sekolah dan 1 Guru pendamping serta dari lintas sektor terkait PJAS.
Kegiatan Bimtek KIE Keamanan PJAS dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Besar POM di Samarinda, Dra. Wirda Zein, Apt. Bertindak sebagai Narasumber Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Dra. Romlah, Apt dan Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen Yanti Wijaya , S.Si, Apt.
Dalam Bimtek kali ini juga demonstrasikan pengenalan situs KLUB POMPI kepada para siswa dan juga Demonstrasikan Pengujian sampel Pangan Jajanan Anak Sekolah ( PJAS) dengan menggunakan rapid test kit oleh petugas dari Laboratorium Balai Besar POM di Samarinda.