BBPOM di Samarinda dan UNMUL Matangkan Kolaborasi Program Magang Mahasiswa

04-06-2026 Umum Dilihat 107 kali

Samarinda – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Samarinda terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia. Hal tersebut dibahas dalam pertemuan bersama Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Universitas Mulawarman pada Kamis, 4 Juni 2026, di Kantor BBPOM di Samarinda, yang membahas program magang, KKN Tematik, dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Pertemuan dipimpin oleh Kepala BBPOM di Samarinda, Agung Kurniawan, dan dihadiri oleh Ketua Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman, Aswita, beserta jajaran dosen dan tim dari kedua instansi. Dalam sambutannya, Agung Kurniawan menyampaikan bahwa BBPOM di Samarinda terus membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktik secara langsung di lingkungan kerja.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pelaksanaan program magang mahasiswa di lingkungan BBPOM di Samarinda. Program magang dilaksanakan sesuai pedoman BPOM guna memberikan pengalaman pembelajaran yang optimal bagi mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan obat dan makanan. Mahasiswa nantinya dapat ditempatkan pada berbagai fungsi sesuai kebutuhan dan kapasitas yang tersedia,

“Sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintah menjadi langkah penting dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Prinsipnya kami terbuka untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui berbagai program yang ada di BBPOM ,” ujar Agung Kurniawan.

Ketua Jurusan THP Universitas Mulawarman, Aswita Emmawati, menyampaikan bahwa program magang saat ini menjadi salah satu bentuk konversi mata kuliah yang dapat dipilih mahasiswa. “Melalui mekanisme ini, mahasiswa memiliki kesempatan memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan bidang keilmuan mereka sekaligus memperkuat kompetensi sebelum memasuki dunia kerja,” ungkapnya.

Selain program magang, pertemuan juga membahas peluang keterlibatan mahasiswa dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan BBPOM di Samarinda. Dalam kesempatan tersebut, BBPOM di Samarinda memperkenalkan Program Sapa Kampus Berdampak, program kolaborasi BPOM dengan perguruan tinggi yang memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa melalui pendampingan UMKM dalam penerapan keamanan pangan. Mahasiswa juga berpeluang terlibat dalam program Desa Pangan Aman, edukasi keamanan pangan, layanan informasi publik, serta program KKN Tematik dan KKN Kolaborasi melalui ABSONESIA (Ayo Buang Sampah Obat dengan Benar untuk Indonesia). Keterlibatan dalam berbagai program tersebut diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus mendukung edukasi masyarakat, pendampingan pelaku usaha, dan pengelolaan sampah obat rumah tangga yang aman dan ramah lingkungan

Selain membahas program magang dan KKN, kedua pihak juga mendiskusikan peluang kolaborasi dalam pendampingan UMKM, termasuk dukungan terhadap implementasi Wajib Halal Oktober 2026. BBPOM di Samarinda dan Universitas Mulawarman memiliki peran dalam mendampingi pelaku usaha untuk memenuhi berbagai persyaratan yang diperlukan, sehingga produk UMKM dapat semakin berdaya saing dan memenuhi ketentuan yang berlaku

Menutup pertemuan, kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi guna mewujudkan kerja sama yang berkelanjutan. Kolaborasi antara BBPOM di Samarinda dan Universitas Mulawarman diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan masyarakat di Kalimantan Timur.

Sarana