Samarinda – Balai Besar POM (BBPOM) di Samarinda memberikan edukasi bijak dalam menggunakan obat dan obat bahan alam yang aman dan tepat dalam kegiatan pertemuan rutin dan silaturahmi Pengurus, Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Purna Tugas Lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Prov. Kaltim) pada Selasa (13/10/2026) berlokasi di Aula Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para peserta mengenai perbedaan obat medis dan obat bahan alam termasuk dengan tata cara konsumsi obat yang tepat. Dalam kesempatan tersebut, Diah Agustiani Syarifah, selaku narasumber dari BBPOM di Samarinda menjelaskan bahwa penggunaan obat dan obat bahan alam harus dilakukan secara bijak dan tepat dengan mempertimbangkan aturan penggunaan, jenis obat, kandungan obat, dosis, dan jeda waktu konsumsi.
Kombinasi penggunaan obat yang tidak tepat dapat meningkatkan ataupun menurunkan efektivitas obat serta menimbulkan efek samping yang berpotensi membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, peserta dihimbau untuk dapat berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengkombinasikan obat dengan obat bahan alam guna meminimalkan risiko interaksi obat yang tidak diinginkan. Selain itu, peserta juga diarahkan untuk tidak mudah mempercayai klaim-klaim obat yang menjanjikan hasil dalam jangka waktu yang cepat.
BBPOM di Samarinda menekankan pentingnya untuk memastikan obat yang akan dikonsumsi telah memiliki izin edar BPOM dengan mengenalkan aplikasi BPOM Mobile dan konsep Cek Klik yakni Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar dan Cek Kedaluwarsa. Langkah ini perlu diterapkan sebelum membeli dan menggunakan obat maupun produk lainnya untuk membantu memastikan keamanan dan kelayakan produk.
Di akhir pemaparan, narasumber juga mengungkapkan bahwa BPOM memiliki peran penting dalam memastikan obat yang beredar telah memenuhi persyaratan keamanan sebelum diedarkan ke masyarakat. Melalui kegiatan ini, BBPOM di Samarinda berharap para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan dapat turut mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitar.