Penguatan Sinergitas Penta Heliks terkait Bahaya Obat Tradisional mengandung Bahan Kimia Obat (BKO)
1 Oktober 2022 06:06
Berita Aktual

Kamis, 29 September 2022, Balai POM di Samarinda menyelenggarakan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Dalam Rangka Penguatan Sinergitas Penta Heliks terkait Bahaya Obat Tradisional mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) di Aula Pertemuan Balai Besar POM di Samarinda Lantai 3. Kegiatan ini  dihadiri oleh oleh 39 peserta dari unsur Penta Heliks yaitu organisasi perangkat daerah (OPD) kota Samarinda, pelaku usaha di bidang obat tradisional di kota Samarinda , Akademisi, Media dan komunitas masyarakat (LPKSM Borneo, LPPOM MUI, IAI, tim PKK kelurahan).

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Samarinda, Sem Lapik.  Beliau menyampaikan dalam sambutannya "KIE yang dilaksanakan pada hari ini Edukasi masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya dan dampak dari penggunaan obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat sehingga dapat menekan peredaran obat tradisional mengandung bahan kimia obat".

Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan minum jamu khas kota Samarinda bersama seluruh peserta pada sebagai dukungan kepada kegiatan KIE dalam rangka Penguatan Penta Heliks dan untuk mengingatkan kembali kebiasaan minum jamu yang merupakan warisan budaya Indonesia.


Dalam kesempatan ini, penyampaian materi Perkuatan Sinergitas Penta Heliks dalam Penanganan Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang disampaikan oleh Koordinator Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi, Ibu Genta Nila Hadi, beliau menyampaikan dampak Obat Tradisonal mengandung bahan kimia obat bukan hanya terkait kesehatan tapi juga ekonomi, hokum dan sosial budaya, maka penanganannya harus dilakukan oleh semua pihak. Dilanjutkan dengan materi Obat Tradisional Aman tanpa Bahan Kimia Obat, dan Cek Nomor Ijin Edar yang disampaikan oleh Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, Ibu Diah Agustiani Syarifah, beliau menyampaikan Obat tradisional mengandung Bahan Kimia Obat merupakan ancaman bagi  kesehatan masyarakat dan selalu Cek KLIK dalam memilih OT yang aman serta mencermati Public Warning BPOM.

 

Dengan KIE diharapkan meningkatnya sinergitas penta heliks dalam menekan peredaran obat tradisional mengandung bahan kimia obat di  Provinsi Kalimantan Timur karena penanganannya bersifat multi dimensi, untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dalam memilih dan menggunakan obat tradisional yang aman dan bermutu.