Sambangi Pasar Induk Sangatta Kabupaten Kutai Timur, Kepala BBPOM di Samarinda Apresiasi Pedagang Pasar
7 Oktober 2021 05:58
Berita Aktual

Kepala BBPOM di Samarinda Sem Lapik sambangi Pasar Induk Sangatta Kabupaten Kutai Timur, Rabu 6 Oktober 2021. Kunjungan ini dilaksanakan untuk melihat langsung kondisi pasar yang tahun ini telah diintervensi oleh BBPOM Samarinda dengan Program Pasar Pangan Aman dari Bahan Berbahaya.

Selain itu Kepala BBPOM juga bertemu langsung dengan Kepala UPT Pasar Induk Sangatta dan para pedagang yang tergabung dalam asosiasi APPISTA (Asosisasi Pedagang Pasar Induk Sangatta).

Kepala UPT Pasar Induk Sangatta, Bohari menyambut baik kedatangan Kepala BBPOM Samarinda beserta rombongan. “Kami berterima kasih atas kunjungan dari Kepala BBPOM Samarinda, semoga dengan adanya Program Pasar Aman dari BBPOM, semakin terjalin kerja sama antara BBPOM, UPT Pasar, Asosiasi dan seluruh pedagang untuk membangun Pasar Induk Sangatta yang bersih, tertib dan sehat.” Demikian ujar Bohari menyambut kedatangan rombongan.

Kunjungan ini disambut baik oleh para pedagang Induk Sangatta. Setidaknya 15 orang pedagang yang tergabung dalam asosisasi APPISTA hadir untuk bertemu langsung dengan Kepala BBPPOM di Samarinda. “Saya berterimakasih atas sambutan yang hangat dari para pedagang. Ini diluar dugaan saya, karena pedagang dengan kerelaan hati meninggalkan sejenak dagangannya untuk bertemu dengan rombongan kami.” Demikian ujar Sem Lapik kepada para pedagang.

“BBPOM Samarinda tahun ini telah melaksanakan pemberdayaan komunitas pasar Pasar Induk Sangatta melalui Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya. Saya harap setelah pembinaan dan sosialisasi yang dilakukan oleh BBPOM, kedepannya tidak ditemukan lagi adanya peredaran bahan berbahaya dan pangan yang mengandung bahan berbahaya di Pasar Induk Sangatta. Terimakasih atas dukungan UPT Pasar dan Asosiasi Pedagang Pasar dalam program ini”, demikian ujar Sem Lapik kepada peserta yang hadir.

“Kami dari pedagang Pasar Induk Sangatta sangat mendukung program dari BBPOM Samarinda, karena dengan adanya program ini pedagang mendapatkan pengetahuan tentang bahan-bahan apa saja yang berbahaya dan tidak boleh ada dalam makanan sehingga pedagang menjadi waspada dan tidak akan menjualnya di pasar.” ujar Darlis Ketua asosiasi pedagang pasar APPISTA di sela-sela kegiatan.

Acara dilanjutkan dengan diskusi singkat antara pedagang dengan Kepala BBPOM di Samarinda dan diakhiri dengan foto bersama.